Bayi Bisa Belajar Sambil Tidur

Menidurkan bayi baru lahir mungkin lebih banyak terjadi daripada yang Anda pikirkan. Bahkan ketika tidur, bayi mampu melakukan pembelajaran sederhana, sebuah studi baru menunjukkan.

Bayi Bisa Belajar Sambil Tidur

Karena bayi yang baru lahir menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, para ilmuwan telah lama bertanya-tanya apakah ada pembelajaran yang terjadi selama tidur. Para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa bayi baru lahir dapat memproses beberapa informasi luar saat mereka sedang tidur—misalnya, suara ucapan.

Untuk melihat apakah bayi baru lahir dapat belajar tentang hubungan antara peristiwa saat tidur, peneliti yang didanai NIH mempelajari bayi berusia 1 atau 2 hari. Para ilmuwan berulang kali memainkan nada musik singkat diikuti dengan embusan udara samar ke setiap kelopak mata bayi yang sedang tidur. Bayi-bayi itu mengerutkan wajah mereka ketika mereka merasakan kepulan itu. Setelah beberapa kali pengulangan, para peneliti memainkan nada tanpa tiupan udara.

Setelah sekitar 20 menit, nada membuat sebagian besar bayi (24 dari 26) mengerutkan wajah mereka bahkan tanpa embusan udara. Bayi yang terpapar nada acak dan tidak berpasangan dan embusan udara tidak menekan kelopak mata mereka sebagai respons terhadap nada terisolasi.

Selain itu, setelah bayi dipaparkan dengan nada berpasangan dan tiupan udara, aktivitas gelombang otak mereka menunjukkan beberapa perubahan saat nada dibunyikan. Para peneliti menafsirkan ini sebagai bukti lebih lanjut bahwa bayi yang tidur telah belajar menghubungkan nada dengan embusan udara.

Para peneliti mengatakan bahwa ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir mampu belajar tentang hubungan antara kejadian saat tidur. Masih belum diketahui apakah kualitas ini unik untuk bayi atau bisa juga terjadi pada anak yang lebih tua dan orang dewasa.

Tulisan ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *